.:: full of question mark ::.

September 20, 2007

pahala ibadah buat siapa ya…??

Filed under: Religius

Yupz… hari ini adalah hari ke-8 di bulan ramadhan, cukup melelahkan sich, tapi mudah-mudahan aja saya bisa menjalankannya dengan penuh keikhlasan dan kesabaran, sehingga bisa mencapai ke penghujungnya…, amin.

Tahun ini adalah tahun ke-2 saya melaksanakan ibadah ramadhan di tempat perantauan… Hiks.. sedih juga sich, menjalani ramadhan tanpa ada sanak sodara dan family, serba susah emang… tapi saya fikir mungkin bukan cuman saya aja yang menjalaninya seperti ini, masih banyak ko orang yang menjalaninya seperti ini.. bahkan tanpa ada sanak saudaranya yang menunggu di kampung halamannya.. saya masih mending, kalo kangen berat, masih bisa maksain pulang buat ketemu keluarga..emoticon

Seperti biasa, tiap malam bulan ramadhan adalah rutinitas umat muslim untuk melakukan qiyamullail(ibadah di malam hari), saya dan teman biasa pergi ke mesjid terdekat untuk melakukan shalat tarawih bersama, meskipun waktu itu saya cuma berangkat berdua, karena teman yang lain mungkin masih dalam perjalanan pulang dari tempat kerja.

Dimulai dengan shalat Isya berjamaah, wirid dah shalawat yang di pimpin oleh imam setempat, para jama’ah mulai menempati shaff-shaff yang kosong di barisan depan, meski ada juga yang sengaja duduk di belakang dan berada di bawah putaran kipas angin masjid… huuhh…(emang enak sich..)

secara tidak sadar, malam itu saya merasa agak berbeda banget dari malam-malam sebelumnya, yang biasanya sholat harus mengeluarkan keringat setetes dua tetes karena kegerahan, begitu juga dengan jama’ah yang lain, bahkan ada yang membawa stock minuman agar tidak kehausan… malam itu sepertinya adem ayem aja… "mulai mucul tanda tanya"… apakah ada penambahan AC di mesjid? saya lihat cuma 4 kipas angin saja yang berputar, atau hujan lagi turun di luar? tapi masih ada anak-anak yang bermain dan berlarian di halaman mesjid. Hmm.. ternyata eh ternyata.. emoticon penghuni mesjid malam ini cuma memenuhi setengah barisan dari hari-hari biasanya. mungkinkah sudah kebiasaan atau emang keharusan, bahwa meramaikan qiyamullail itu adalah hari pertama dan hari terakhir saja untuk memenuhi mesjid..?? seingat saya hari pertama mulai masuk bulan ramadhan, mesjid ini penuh sekali sampai-sampai harus ada yang rela sholat di luar masjid. mulai dari anak kecil, anak abg, orang tua, bahkan orang yang sudah lanjut usia, hadir untuk meramaikan malam pertama qiyamullail tersebut. terlalu.. emoticon

tapi untuk masalah amal, kita yang mengerjakan dan kita juga yang akan mendapat balasannya, sekecil apapun itu. jangan pernah menyombongkan diri karena kita bisa beramal untuk orang lain, tapi kita harus berusaha untuk bisa lebih banyak dan lebih ikhlas untuk melakukan amal yang lainnya.. seperti saya ini, tidak pernah sombong, baik hati dan suka menolong sesama..  hehe..emoticon

Kejanggalan kedua mulai terasa, biasanya kita melakukan shalat tarawih start kurang lebih dari jam delapan dan selesai sekitar setengah sembilan, ekspress banget kan? ya iya lah.. mungkin imamnya bisa di istilahkan seperti sopir metromini yang lagi kejar setoran. ngebut abis. emoticonmungkin bisa di hitung dalam detik setiap session raka’atnya, saking cepetnya.. saya ga mengitung waktu lagi sholat lo… tapi pas waktu itu sang Imam membaca surat alqur’annya tartil banget alias pelan-pelan. sungguh mengherankan, kalo saya sich syukur alhamdulillah.. (ciee laga sholehnya keluar) ga harus cape-cape ikut setoran juga kan? akhirnya sampai juga di penghujung raka’at shalat tarawih, sebelum lanjut ke sholat witir, ketua panitia ramadhan mesjid tersebut, tiba-tiba berdiri di depan jama’ah mesjid, mungkin ada beberapa hal yang akan di sampaikannya, kata demi kata-pun berlalu di pendengar jama’ah, dan ada hal yang membuat saya sedikit menggelikan ketika mendengar sang panitia menyampaikan sambutannya. "Hadirin jama’ah yang berbahagia, pada malam hari ini telah hadir di tengah-tengah kita, kita kedatangan tamu yang terhormat, almukarom "…….." yang insya allah beliau hadir di tengah kita dalam acara Tarling (Tarawih Keliling)ini, beliau akan sedikit menyampaikan beberapa amanat dan tausiayahnya kepada kita.. juga beliau akan memberikan sumbangan kepada masjid kita….bla…bla…bla…."

Hmm… rupanya ada orang pemerintah yang terhormat toh ikut terawehan…emoticon, pantesan aja, ada toh tamu istimewa di banding bulan suci ramadhan yang bisa merubah segala suasana pada saat itu. kalo saya sich insya Allah ga su’udzon ,mudah-mudahan aja bisa berlanjut sampai akhir ramadhan kali ini, atau untuk ramadhan2 selanjutnya. Meski ga ada bantuan atau sumbangan yang di berikan ke masjid tersebut…

tapi saya masih heran… pahala ibadah buat siapa ya…???






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer